BEGITU BANYAK ORANG (yang katanya) SIBUK MENCARI, MENGEJAR DAN MENGHARAP KAROMAH (yang katanya) PARA WALIYULLAH.
TOUR ZIARAH DILAKUKAN, MESKIPUN MEMBUTUHKAN BIAYA YANG (cukup) BANYAK.
BERHARAP DATANGNYA RAHMAT DAN BANTUAN ALLAH DENGAN PERANTARAAN KAROMAH
SANG WALIYULLAH.
TIDAK SALAH, ....MEMANG...., LEBIH BAIK KETIMBANG TOUR KE KOTA-KOTA
MEGAPOLITAN, YANG HANYA MEMAMERKAN KEKAYAAN, KEINDAHAN DAN KEMEGAHAN
YANG MENGUNDANG DECAK KEKAGUMAN KEPADA KEKAYAAN ORANG LAIN. ATAU TOUR KE
TEMPAT HIBURAN YANG BERBAU MAKSIAT.
HANYA SAJA,.... AJARAN DAN PERBUATAN SANG WALIYULLAH SERINGKALI
TERABAIKAN. WALIYULLAH ADALAH MEREKA YANG SENANTIASA BERTAQARUB KEPADA
ALLAH, BERLAKU AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR.
"Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah),
maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak
bersyukur, maka
sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (Surat Luqman : 12)
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Surat Ibrahim :7)
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Surat An Nahl : 18)
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Surat Ibrahim :7)
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Surat An Nahl : 18)
Silsilah
Silsilah
Dikutip dari
Pohon Keluarga Besar Pangeran Astapati, BAB IV, Drs. Halwany Michrob, M.Sc
Dikutip dari
Pohon Keluarga Besar Pangeran Astapati, BAB IV, Drs. Halwany Michrob, M.Sc
Surat Ali-Imran 191
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil
berdiri atau
duduk atau
dalam keadaan berbaring
dan
mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):
"Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia.
Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil
berdiri atau
duduk atau
dalam keadaan berbaring
dan
mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):
"Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia.
Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."
Subscribe to:
Posts (Atom)